Ditjen Peternakan Dan Kesehatan Hewan-Kemenpan Hadiri Bulan Bhakti Peternakan NTT

oleh -1.284 views

Kupang,LikuraiOnline.Com-Direktur Jenderal Peternakan Dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia Dr. drh. I Ketut Diarmita  menghadiri bulan bhakti Peternakan Provinsi NTT  di Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Dalam sambutan Ditjen PKH-Kemenpan, Dr. drh. I Ketut Diarmita, Jumat (28/06/2019) mengatakan, NTT merupakan salah satu penyumbang ternak terbesar di Indonesia bagian Timur dengan presentase sekitar 3-4 persen  dengan total ternak yang ada di NTT berkisar 1.200.000 ekor.

“Untuk pengembangan ternak kedepan, masyarakat diharapkan agar dan  memperhatikan ketersediaan pakan, Ketersediaan air dan penangan atau memberantas penyakit pada ternak,” ujarnya.

Lebih lanjut Dr. drh. I Ketut Diarmita menyampaikan, tugas pemangku jabatan sekarang adalah menerapkan program peternakan “Upaya khusus produksi sapi indukan wajib bunting (Siwab)” dengan cara inseminasi buatan (IB) pada ternak sapi.

“Saya percaya dengan adanya program ini mampu mengatasi kebutuhan daging di Indonesia khususnya  NTT dengan hamparan peternakan yang begitu luas dan jumlah ternak  yang banyak,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Peternakan NTT, Ir. Danny Suhadi mengatakan, sejauh ini Provinsi NTT telah menyumbang ternak besar seperti Kuda, Sapi dan kerbau keluar daerah sebanyak 76.699 ekor pada tahun 2018.

Untuk itu, Kontes ternak ini salah satu ajang motivasi, promosi, dan evaluasi terkait peternakan yang ada di NTT.

“Program khusus sapi induk wajib bunting telah kita laksanakan sejauh ini dengan inseminasi buatan untuk 5.892 ekor atu 49 persen dari target 12.000 ekor.

Bunting 5.984 atau 71 persen dan angka kelahiran 6.215 atau 92 persen dari target,” tandasnya.

Konteks Ternak Sapi, Pameran Produk Ternak Dan Pertanian Provinsi NTT kali ini dengan tema: “Melalui konteks ternak sapi kita wujudkan peran NTT dalam mendukung pencapaian program swasembada daging nasional dan peningkatan kesejahteraan peternak. (Isto Santos).