Dinkes Malaka Lakukan Survey Darah Jari Di Dua Desa Untuk Deteksi Kaki Gajah

oleh -681 views
Petugas kesehatan dari Dinkes Malaka sedang melakukan tes darah Jari.

Betun, LikuraiOnline.com — Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Kesehatan melakukan survey darah jari di Dua Desa, yakni Desa Lamea di Kecamatan Wewiku dan Desa Builara di Kecamatan Sasitamean.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, drg. Paskalia Frida Fahik, kepada wartawan di Ruang Kerjanya di Betun, Rabu (18/09/2019) mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan Selasa, (17/00/2019) malam hingga Rabu dini hari.

“Survey darah jari tersebut dimaksudkan untuk mendeteksi penyakit Filiriasis atau Kaki Gajah”, ungkap Frida.

Menurut Kepala Dinas, kegiatan tersebut dilakukan pada malam hari  karena cacing Filaria, penyebab penyakit kaki gajah (Filariasis) ini beraksi pada jam-jam tersebut dan akan beristirahat dan bersembunyi pada siang hari.

Kegiatan survey darah jari tersebut, lanjut Frida, merupakan kerja sama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka dan Dinas Kesehatan Provinsi NTT serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kegiatan survey di dua desa tersebut menargetkan 350 orang tiap desa dan akan berlangsung selama 5 hari hari. Untuk malam pertama, Selasa (17/09/2019) telah disurvey 180 orang di Desa Lamea dan 67 orang di Desa Builara.*(john germanus)