Di Laenmanen, Lahan Pertanian Olahan Traktor RPM mencapai 263 Hektar

oleh -918 views

Betun, LikuraiOnline.com — Luas lahan pertanian milik Warga di Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka yang diolah gratis menggunakan traktor fasilitas Revolusi Pertanian Malaka mencapai 263,51 Hektar dan menyebar di semua desa yang ada di wilayah tersebut.

Demikian diungkapkan Camat Laenmanen, Blasius Bere  kepada wartawan di Kapitanmeo, Sabtu pagi (07/12/2019).

Menurut Blasius, tahun sebelumnya ada beberapa desa yang tidak kebagian jata olahan lahan tersebut, tetapi tahun ini  terdapat 9 desa yang ada di wilayah Laenmanen dapat dijangkau pelayanan program unggulan Bupati dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) tersebut.

“Karena itu, atas nama masyarakat  9 desa di Laenmanen, saya ucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Bupati SBS melalui Dinas Teknis, dalam hal ini Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, yang sudah dengan sabar melayani kami di Laenmanen ini, sehingga semua desa mendapat jata”, ungkap Blasius.

Blasius menjelaskan, sesuai data terakhir yang ia peroleh dari petugas lapangan, Kamis (05/12/2019), pesebaran lahan olahan seluas 263,51 Hektar tersebut, terbesar ada di Desa Kapitanmeo, dengan luas 98,66 Hektar, disusul Desa Nauke Kusa dengan luas 47,43 Hektar.

Di Desa Tesa, luas olahan lahan warga adalah 28,35 Hektar, Desa Oenaek seluas 21,52 Hektar, Desa Uabau seluas 8,52 Hektar, Desa 19,65 Hektar, Desa Meotroi seluas 17,45, Desa Bonibais seluas 11,85 Hektar dan Desa Tniumanu seluas 10,00 Hektar.

Sesuai data Kamis (05/12/2019 tersebut, proses balik lahan sedang terjadi di Desa Bonibais dan Desa Tniumanu.*(john Germanus)