Derai Air Mata Sambut Kedatangan Jenazah Martin Bria Seran Di Tengah Keluarga Besar

oleh -4.599 views

Betun, LikuraiOnline.com —- Jeritan tangis pecah di bawah tenda duka itu ketika sirene ambulance samar-samar menyapa relung-relung hati. Deraian air mata terus membasahi kelopak-kelopak mata ratusan kerabat yang telah menanti kedatangannya.

Almarhum Martin Bria Seran, B.Sc, Putera Sulung pasangan Bapak Alexander Bria Seran (almarhum) dan Mama Rosina Bano Muti Koun (almarhumah), Kakak Sulung dari sebelas adiknya, datang ke rumah orangtuanya. Martin datang ke rumah yang telah membesarkannya.

Tetapi kedatangan Sang Sulung kali ini tanpa suara. Tiada lagi sapaan dan nasihat khas dari si sulung. Tiada lagi canda dan tawa. Tatapan penuh kasih itupun tidak ada lagi. Martin datang dalam rupa dan wujud lain, yang hanya bisa dimengerti oleh semua yang memgasihi dia dan yang dia kasihi.

“Bapak Martin Bria Seran, B.Sc telah tiba di kediaman orangtuanya. Sosok pembawa damai, sosok pemersatu keluarga itu telah ada bersama kita”, ujar Romo Leo Nahas dalam ibadat penerimaan jenazah Almarhum Bria Seran di Haitimuk, Minggu (23/06/2019).

Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH yang berbicara atas nama keluarga mengatakan, urusan kematian adalah urusan kemanusiaan.

“Hari ini kita urus Kakak Martin, mungkin besok atau lusa orang lain yang urus kita” ujar dr. Stef.

Bupati Malaka menambahkan, sesuai kesepakatan keluarga, jenazah akan dimakamkan hari Selasa (25/06/2019) di pemakaman keluarga di Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Martin Bria Seran, B.Sc, Putera Malaka pertama yang berhasil melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR/ MPR RI telah menutup usia di Atambua, Sabtu (22/06/2019). Kakak Sulung Bupati Malaka, Ketua DPRD Malaka dan Sembilan bersaudara lainnya meninggal di usia ke 71 tahun.*(john germanus)