Dari Hasil Ubinan,  Petani Di Wederok Panen 7,6 Ton Padi Per Hektar

oleh -1.494 views

Betun,  LikuraiOnline.com —- Panenan padi warga Desa Wederok,  Kecamatan Weliman pada musim tanam pertama tahun ini diperkirakan meningkat.

Perkiraan tersebut bukannya tanpa alasan tetapi didasarkan pada hasil ubinan padi varietas Impari 41 di lahan Kelompok Tani (Poktan) Moris Hamutuk,  Kamis (02/05/2019).

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang melakukan ubinan tersebut, Jeremias Nahak, ketika ditemui di Betun,  Jumat (03/05/2019) memgungkapkan, padi pada musim tanam pertama tahun ini diperkirakan berlimpah.

“Dari hasil ubinan yang kita buat kemarin, memang sangat memuaskan. Perkiraan panen rata-rata per hektar memcapai 7. 616 Kilogram”, ujar Yerem.

Secara terpisah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Prrkebunan Kabupaten Malaka, Ir. Yustinus Nahak, M.Si yang ditrmui di kantornya, Jumat (03/05/2019) menjelaskan, ubinan adalah cara untuk mengatahui perkiraan hasil panen tanaman padi dan palawija melalui penentuan sampel, pengukuran dan penimbangan hasil.

Terkait hasil ubinan padi di Desa Wederok, Yustinus mengakui, hasil tersebut sudah sangat bagus.

“Standarnya 4-6 Ton per hektar. Jadi kalau sudah tembus 7 Ton itu artinya sudah sangat baik”, jelas Yustinus.

Yustinus menambahkan, pihaknya bersama para petani terus berupaya untuk meningkatkan hasil tersebut hingga tembus 10 Ton per hektar.

“Kita akan manfaatkan semua potensi yang ada sehingga hasil produksi petani kita bisa tembus 10 Ton per hektar. Ini mimpi kita.

Sehingga kita menghimbau semua pihak, terutama para petani untuk bersama-sama kita wujudkan mimpi ini, demi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Malaka”, pungkas Yustinus.*(john germanus)