Bupati Malaka Hadiri Misa Mengenang 2 Tahun Berpulangnya Wakil Bupati Malaka

oleh -1.429 views

Betun, LikuraiOnline.com —– Sebanyak 9 Imam memimpin Misa secara Konselebrasi dalam rangka mengenang 2 tahun berpulangnya Drs. Daniel Asa, Wakil Bupati Malaka perdana.

Misa syukur yang dihadiri Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH tersebut, dilaksanakan di kediaman keluarga almarhum di Weleun, Desa Bakiruk, Kecamatan Malaka Tengah, Minggu malam (1//09/2019).

Selebran utama dalam Misa tersebut, Rm. Edmundua Sako, Pr, yang juga Deken Malaka.  Dalam homilynya mengatakan, sama seperti Musa yang memimpin Umat Israel menuju tanah terjanji, demikian juga Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Daniel Asa dipercaya untuk memimpin Malaka menuju tanah terjanji.

“Sama seperti Musa, Bapak Stef dan Bapak Dan juga diberikan kepercayaan untuk memimpin daerah ini menuju tanah terjanji.

Bapak Stef dan Bapak Dan sudah melihat tanah terjanji itu dan tergerak hati untuk merubah dan membaharui seluruh kehidupan masyarakat Malaka.

Satu tahun, bapak Stef dan Bapak Dan berjuang bersama untuk membangun kehidupan masyarkat Malaka”, ujar Rm. Edmundus.

Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH pada kesempatan itu mengatakan, dirinya kagum terhadap sosok almarhum, yang dinilainya sangat jarang ditemukannya selama 32 tahun meniti karier sebagai seorang birokrat.

“Selama 32 tahun saya bekerja, mulai dari level paling bawah di Puskesmas dan menjadi Kepala Dinas Kesehatan di Kabupaten dan Provinsi hingga menjadi  Bupati Malaka, saya baru bertemu sosok langka seperti bapak Dan. Bapak Dan itu sosok yang paling santun.

Tahun 2016, saya dan beliau omong sendiri di ruang kerja saya dan saat itu saya bilang ke beliau: kita dua ini bupati dan wakil bupati perdana.

Dan menurut ilmu pengetahuan di seluruh dunia, yang namanya perintis itu lebih banyak menderitanya dari pada senangnya.

Kedua, kita akan menghadapi banyak tantangan karena ibarat kayu bulat yang akan dibentuk menjadi kursi, meja, pintu, dan lain sebagainya.

Maka kita akan hadapi banyak tantangan karena harus pakai kapak yang tajam, parang yang tajam untuk membelahnya swhingga pengganti-pengganti kita tinggal menghaluskannya”, kenang Bupati Malaka.

Bupati Malaka mengaku kagum dengan kesantunan almarhum Drs. Daniel Asa, yang tidak mau menunjukkan diri lebih hebat dari Bupati. Dalam beberapa kesempatan, kata Bupati , almarhum selalu menunjukkan sikap tersebut.

Hal ke dua yang dikagumi Bupati Malaka dari sosok Daniel Asa (alm) adalah bahwa almarhum tidak pernah menuntut dan tidak pernah mengeluh.

Hadir dalam misa tersebut, Bupati Malaka, Anggota DPRD, Ketua TP PKK Kabupaten Malaka, Ny. Beatrix Bria Seran, Tim Pakar RPM, Forkompimda, Pimpinan Perangkat Daerah, Pejabat Fungsional, ASN dan Mayarakat serta sahabat kenalan dan keluarga almarhum.*(john germanus)