Buka Evaluasi PML, Bupati Malaka: Kita Maju Karena Belajar Dari Yang Maju

oleh -1.087 views

Betun, LikuraiOnline.com — Metode paling ampuh untuk memajukan dunia kesehatan adalah belajar dari yang sudah maju.

Demikian diungkapkan Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH ketika membuka Evaluasi Program Performance Management and Leadership (PML) tingkat Kabupaten Malaka di aula Kantor Bupati Malaka di Betun, (27/06/2019).

Metode belajar dari yang sudah maju tersebut, kata Bupati Malaka, adalah metode yang ditekankan dalam Program Performance Management and Leadership (PML).

“Melalui program PML ini kita pergi untuk melihat sendiri, mengagumi dan belajar untuk menjadi maju seperti itu. Kita maju karena belajar dari yang maju, bukan dipaksa untuk berimajinasi”, ujar Bupati Malaka.

Bupati Malaka menambahkan, sejauh dituntun oleh yang sudah maju, didampingi oleh yang ahli, semua akan berjalan dengan baik, seperti bayi yang belajar merangkak, jatuh dingakat ibunya dan merangkak dan berjalan lagi.

Hasilnya, tandas Bupati, metode PML yang sudah berjalan selama tiga tahun terakhir ini, 16 dari 20 Puskesmas di Malaka sudah terakreditasi dan RSUPP Betun sudah terakreditasi Bintang Lima.

“Tetapi yang paling penting bukan sertifikat akreditasi itu tetapi bagaimana menerapkan standar akreditasi itu pada palayanan kepada masyarakat.

Mendapatkan sertifikat akreditasi itu gampang, yang paling penting adalah bagaimana rakyat mendapatkan pelayanan yang berkualitas”, tandas Bupati Malaka.

Bupati Malaka meminta tim pakar dari Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK), Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dan Sister dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo untuk terus mendampingi Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka.

“Demi cinta saya kepada Rakyat Malaka, saya minta jangan lepas Dinas Kesehatan Malaka. Terus dampingi dan tuntun mereka supaya mereka bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat Malaka”, pinta Bupati Malaka.

Hadir dalam Evaluasi PML tersebut, Tim Pakar dari Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK), Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dan Sister dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Tim Dinkes Provinsi NTT, Tim TPAD Kabupaten Malaka serta pimpinan 20 Puskesmas di Malaka.*(john germanus)