Bedah Rumah Ke Tiga Warga Malaka Oleh Satgas Pamtas Yonmek 741/GN Siap Diresmikan

oleh -1.270 views

Betun, LikuraiOnline.com —- Setelah membedah dua unit rumah warga Kabupaten Malaka, masing-masing 1 unit rumah milik warga Desa Tniumanu, Kecamatan Laenmane dan 1 unit rumah milik warga Desa Kotabiru, Kecamatan Kobalima Timur, satu lagi rumah warga Malaka sudah dibedah dan siap diresmikan oleh Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, Yonif Mekanis 741/ Garuda Nusantara.

Melalui undangan yang disampaikan kepada Pers, Sabtu (08/06/2019), Dansatgas Pamtas RI -RDTL Sektor Barat Yonmek 741/GN, Mayor Inf Hendra Saputra,S.Sos,. M.M,. M.I.Pol mengungkapkan, peresmian bedah rumah ke Sebelas tersebut akan dilaksanakan pada hari Selasa (11/6-2019).

Menurut Dansatgas, warga Malaka ke tiga yang beruntung mendapatkan bedah rumah tersebut adalah warga Desa Tniumanu, Kecamatan Laenmanen.

“Itu meeupakan rumah ke sebelas yang kita bedah selama tujuh bulan bertugas di Sektor Barat Perbatasan RI-RDTL. Sementara, untuk di Malaka, ini merpakan rumah ke tiga”, ungkap Mayor Hendra.

Hendra menambahkan, kepada pihaknya diembankan oleh atasan untuk membedah 12 rumah warga selama 9 bulan masa penugasan di perbatasan. Dari target itu, kata pria yang genap berusia 38 tahun pada tanggal 8 Juni ini bisa terlampaui, mengingat rumah ke sebelas sudah selesai dibangun pada bulan ke tujuh masa tugas.

“Kita optimis bisa melebihi target karena sudah ada sebelas di bulan ke tujuh masa tugas”, ungkapnya.

Selain meresmikan bedah rumah warga yang ke sebelas, Dansatgas juga akan meresmikan “Taman Baca Garuda” di wilayah tersebut.

Untuk info, selain membedah rumah warga, Satgas Pamtas juga mendirikan beberapa Taman Baca, membangun MCK dan membangun sumur resapan untuk warga.

Dan ada satu hal menarik yang terungkap dalam silaturahmi Komunitas Wartawan Malaka ke Mako Satgas Pamtas Sektor Barat, Sabtu (08/06/2019) bahwa dana ratusan Juta Rupiah yang digunakan untuk bedah rumah warga berasal dari dompet pribadi Dansatgas, Mayor Inf Hendra Saputra.

“Dansatgas hanya membagikan apa yang sudah dianugerahkan Allah. Saya percaya, orang yang memberi dengan iklas tidak akan berkekurangan”, pungkasnya.*(john germanus)