Badan Jalan Negara Tergenang Air Hujan, Dinas PUPR Malaka Lakukan Penanganan

oleh -1.294 views

Betun, LikuraiOnline.com —– Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Malaka melalui Bidang Bina Marga melakukan penanganan darurat untuk mengatasi genangan air hujan di badan Jalan Strategis Nasional Betun Haitimuk, Senin (06/05/2019).

Kepala Seksi Jalan pada Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Malaka, Adrianus Bria yang ditemui media ini di lokasi kerja mengungkapkan penangan darurat tersebut dilakukan untuk dua maksud.

“Pertama, kita alihkan dulu air yang menggenangi badan jalan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada para pengguna jalan.

Ke dua, supaya tidak tejadi kerusakan yang lebih parah akibat genangan air tersebut. Karena genangan air akan mempercepat proses kerusakan aspal”, jelas Adrianus.

Adrianus menambahkan, genangan air hujan di beberapa titik pada badan jalan negara tersebut diakibatkan jatuhnya bagian tertentu pada badan jalan tersebut.

“Ini ada retakan atau patahan pada bagian badan aspal yang menyebabkan badan jalan amblas sehingga air hujan mudah tergenang.

Kalau genangan air tersebut dibiarkan tergenang lebih lama maka kerusakan yang ditimbulkan pada badan jalan tersebut akan lebih besar lagi”, tambah Adrianus.

Pantauan media ini, beberap staf Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Malaka, dipimpin Kepala Seksi Jalan, mengalihkan genangan air hujan tersebut keluar dari badan jalan.

Pekerjaan tersebut mendapat kawalan dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Malaka yang mengatur ketertiban pengguna jalan.

Secara terpisah, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Malaka, Yohanis Nahak yang dikonfirmasi di Kantor Bupati Malaka, Senin (06/05/2019) mengatakan, selain melakukan penanganan darurat tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X di Kupang untuk penanganan permanen.

“Karena ruas jalan tersebut bukan jalan Kabupaten, maka kita tidak punya wewenang untuk lakukan penanganan permanen.

Tetapi kita akan tetap lakukan koordinasi dengan pihak Balai  Pelaksanaan Jalan Nasional X Kupang  supaya bisa dibenahi”, ujar Yohanis.

Menurut Yohanis, dirinya telah meminta stafnya untuk mendata titik-titik yang berpotensi rusak untuk dikoordinasikan penanganannya.*(john germanus)