Asisten II Setda Malaka Buka Konfrensi Cabang I Nahdatul Ulama Kabupaten Malaka

oleh -981 views

Betun, LikuraiOnline.com — Pemerintah Daerah membutuhkan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk Organisasi Kemasyarakatan dan Organisasi Keagamaan dalam rangka mengupayakan kesejahteraan rakyat.

Hal itu disampaikan Asisten II Serda Malaka, Silvester Leto, SH, MM, ketika membuka Konferensi Cabang I Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur di Glory Hall Betun, Jumat (15/11/2019).

Silvester mengungkapkan, sebagai Organisasi keagamaan, Nahdatul Ulama, sejak berdirinya, hadir dengan konsep dan wawasan kebangsaan yang merangkul keberagaman di negeri bernama Indonesia ini, dan selalu hadir mendukung Pemerintah dalam membangun bangsa ini.

“Tema yang diusung dalam konfrensi ini adalah Sinergitas NU dan Pemerintah Dalam Mewujudkan Kabupaten Malaka Menjadi Daerah Yang Aman, Damai, Makmur dan Sejahtera.

Tema ini substansial, searah dengan Visi-Misi Bupati Malaka, yakni meletakkan fondasi yang kokoh dan dinamis untuk kesejahteraan dan kakmuran rakyat”, ungkap Silvester.

Silvester mengakui, untuk wujudkan visi dan misi tersebut, Pemerintah Daerah butuh dukungan dan kerjasama dengan banyak pihak, termasuk NU.

Masih menurut Silvester, Pemerintah Kabupaten Malaka dibawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran, MPH telah memberikan perhatian kepada semua pemeluk agama di daerah ini tanpa membeda-bedakan.

Hal ini terlihat jelas dalam partisipasi dan sumbangsi pemerintah daerah dalam pembangun tempat ibadah semua agama dan dalam hari-hari besar keagamaan.

Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) NTT, Drs. Jamaludin Ahmad, melalui Wakil Ketua, H. Ali Mahfud, dalam sambutannya pada kesempatan tersebut mengungkapkan, warga NU wajib menjaga Pancasila.

“Pancasila harga mati. NU sejak dahulu kala sudah memposisikan diri seperti itu dan tetap berjalan seperti itu”, tandasnya.

Selanjutnya, Mahfud mengajak warga NU di Kabupaten Malaka untuk mendukung Pemerintah daerah dalam upaya menjadikan Kabupaten Malaka aman, damai, makmur dan sejahtera.

“Kalau ada sesuatu yang tidak berkenan dan dipandang tidak sesuai dengan aturan, sampaikan kritik dan memberikan solusi, bukan mencela”, tandas Mahfud.

Selanjutnya, Mahfud mengajak pengurus yang akan terpilih dan terbentuk dalam konfrensi tersebut untuk menjaga jati diri NU dan membuat NU hidup di Kabupaten Malaka. Menurut dia, mempertahankan NU sama dengan mempertahankan negara.

Pembukaan konfrensi tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Malaka dan Pimpinan Perangkat Daerah, Kapolsek Malaka Tengah, Danramil Betun, Danki Satgas Pamtas RI-RDTL, Organisasi Pemuda, Pengurus NU dan MUI Malaka, Organisasi dan Warga NU Malaka. Konfremsi tersebut rencananya akan digelar hingga 17 November 2019.*(john germanus)