25 Hektar Lahan Pekarangan Warga Translok Kapitanmeo Diolah Traktor RPM

oleh -924 views

Betun, LikuraiOnline.com —- Lahan pekarangan milik warga Translok Kapitanmeo di Kecamatan Laenmanen, Kabupatrn Malaka seluas 25 Hektar dibalik secara gratis oleh traktor program Revolusi Pertanian Malaka.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Malaka, Vinsensius Babu, ketika dihubungi melalui sambungan telepon selularnya, Kamis (03/10/2019) mengungkapkan, pengolahan lahan pertanian merupakan bagian tak terpisahkan dari program transmigrasi.

“Setiap warga transmigran tidak hanya diberikan rumah, tetapi sekaligus disiapkan lahan pertanian dan bimbingan serta pelatihan di bidang pertanian”, terang Vinsen.

Di Kabupaten Malaka kata dia, ada program Revolusi Pertanian Malaka, yang salah satu kegiatannya adalah balik tanah gratis.

Karena itu, Dinas Nakertrans bersinergi dengan Dinas Pertanian sebagai Dinas Teknis RPM untuk mengolah lahan warga Translok.

“Tahun lalu, ketika membuka kawasan baru di UPT Uluklubuk di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, kita lakukan hal yang sama.

Kurang lebih 25 hektar lahan warga di sana kita olah dengan Traktor Program RPM. Sekarang kita lakukan hal itu di Kawasan Translok Kapitanmeo”, ujar Vinsen.

Kepala Desa Kapitanmeo, Anton Yosef Tuna ketika ditemui di Kapitanmeo, Kamis (03/10/2019) mengungkapkan, total luas lahan milik warga Translok Kapitanmeo yang digarap dengan traktor program RPM tersebut adalah 25 Hektar.

Anton mengaku, warga Translok Kapitanmeo sangat mengapresiasi program RPM yang dinilai sangat memudahkan para petani.

Perhatian yang diberikan Pemkab Malaka kepada warganya, bukan hanya sebatas menyediakan rumah hunian tetapi juga mengolah lahan pertanian yang tidak lain merupakan masa depan warga.*(john germanus)