15 Sekolah Di Malaka Dapat Intervensi STBM Dari YPII dan YPTI

oleh -870 views

Betun, LikuraiOnline.com — 15 Sekolah di Kabupaten Malaka mendapatkan intervensi pengembangan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dari Yayasan Plan Internasional Indonesia dan Yayasan Pijar Timur Indonesia.

Penetapan 15 sekolah tersebut dilakukan dalam kegiatan Desiminasi Hasil Assessment Sekolah Bagi Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Tingkat Kabupaten Malaka, Kerja Sama Pemerintah Kabupaten Malaka, Yayasan Plan Internasional Indonesia dan Yayasan Pijar Timur Indonesia di Aula Ramayana Hotel Betun, Selasa (29/10/2019).

Ketua Yayasan Pijar Timur Indonesia Vinsen Kia Beda, kepada wartawan usai kegiatan tersebut mengungkapkan, penetapan 15 sekolah tersebut dilakukan setelah melakukan assessment atau pengumpulan data sejak Bulan Agustus lalu.

“Kita sudah kumpul data sejak Agustus lalu dan hari ini pemaparan. Dan melalui pembahasan bersama para Kepala Sekolah dan guru yang hadir dan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Bapeda, kita teapkan 15 sekolah yang akan intervensi”, ujar Vinsen.

Vinsen menjelaskan, intervensi dimaksud adalah penyediaan sarana sanitasi yang ramah anak di sekolah dan ramah untuk semua golongan, termasuk kaum disabilitas, kemudian pembenahan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Dalam melaksanakan kegiatannya di sekolah-sekolah tersebut, kata Vinsen, pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan dinas teknis terkait, dalam hal ini Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Bapeda, agar program yang dijalankan bisa efektif dan tepat sasaran.

15 sekolah yang terpilih adalah 3 SMP dan 12 SD. 3 SMP tersebut adalah SMP Satap Biris di Desa Badarai, Kecamatan Wewiku, SMP Negeri 2 Malaka Tengah di Desa Manulea, Kecamatan Sasitamean dan SMP dan SMP Negeri Laenmane di Desa Tniumanu, Kecamatan Laenmane.

Untuk tingkat Sekolah Dasar, ditetapkan 12 SD, yakni, SDI Hanan di Desa Nauke Kusa, Kecamatan Laenmane, SDI Manubonu di Desa Takarai, Kecamatan Botin Leobele, SDI Beilout di Kecamatan Malaka Barat, SDI Fatukro, Desa Manlea, Kecamatan Sasitamean, SDI Efudini di Desa Ikan Tuanbes, Kecamatan Io Kufeu, SDK Seon di Desa Wemeda, Kecamatan Malaka Timur.

SDI Forek di Kecamatan Kobalima Timur, SDK Halibot di Desa Sisi, Kecamatan Kobalima, SDI Sunan di Desa Sunan, Kecamatan Rinhat, SDN Webalu di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, SDK Weoe 2 di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku dan SDI Lorobauna di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku.*(john germanus)