Tahun 2019, Pemerintah Pusat Alokasikan 190 Paket Kegiatan P3-TGAI Untuk Masyarakat NTT

oleh -4.001 views
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II Provinsi NTT Ir.Agus Sosiawan

Kupang,Likuraionline.com—Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengalokasikan 190 Paket Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) melalui Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Provinsi NTT kepada masyarakat NTT pada tahun 2019 mendatang.

“Tahun depan (tahun 2019-red) Pemerintah Pusat akan mengalokasikan 190 paket kegiatan P3-TGAI ke NTT. Alokasi Tahun 2019  lebih banyak dari tahun 2018 yakni sebanyak 130 paket kegiatan,”demikian dikemukakan Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Provinsi NTT, Ir.Agus Sosiawan kepada wartawan Rabu, 29 Agustus 2018.

Ia menjelaskan,  190 paket kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) akan dialokasikan ke semua Kabupaten di NTT.

Ia mengatakan, pelaksanaan kegiatan P3-TGAI ini bertujuan untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat petani untuk memperbaiki atau merehabilitasi serta meningkatkan jaringan irigasi kecil, irigasi desa dan irigasi tersier sesuai kebutuhan dan prinsip kemandirian masyarakat.

Mantan Kasatker Air Tanah Air Baku (ATAB) Nusa Tenggara II ini mengatakan,  Program P3-TGAI yang diluncurkan oleh Pemerintah Pusat ini sangat bermanfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat khususnya para petani.

Pasalnya, kegiatan itu melibatkan masayarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air  (P3A) untuk merehabilitasi jaringan irigasi guna mengembalikan kondisi dan fungsi saluran dan penambahan luas areal pelayanan jaringan irigasi dengan mempertimbangkan perubahan kondisi lingkungan daerah irigasi.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat kepada masyarakat. Mulai dari perencanaan, pembukaan rekening Bank hingga pengelolaan anggaran melibatkan masyarakat. Dana untuk masing-masing paket kegiatan Rp.195.000.000. Dana langsung dicairkan ke rekening kelompok secara bertahap. Tahap pertama sebesar 70 persen dan tahap kedua 30 persen,”katanya.

ia menjelaskan, 130 paket kegiatan P3-TGAI yang dialokasikan pada tahun 2018 semua sudah selesai dikerjakan, bahkan sebagian sudah diserahkan kepada masyarakat untuk dimanfaatkan. (User)