Realisasi Fisik Pembangunan Jalan dan Jembatan di Satker Pelaksanaan Jalan Nasional IV  53 Persen

oleh -3.367 views
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV , pada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X Kupang, Provinsi NTT, Agustinus Junianto.

Kupang,Likuraionline.com—Hingga bulan September 2018, Realisasi Fisik pebangunan Jalan dan Jembatan di lingkup Satuan Kerja (Satker) Non Vertikal Tertentu (NVT) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Pada Balai Jalan Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN)  X Kupang, Provinsi NTT sudah mencapai 53 persen.

Demikian dikemukakan, Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV, Agustinus Junianto kepada wartawan di Kupang, Jumat, 7 September 2018. Ia menjelaskan, selain realisasi fisik, realisasi keuangan juga sudah 53 persen.

“Hingga September 2018 Realisasi fisik dan keuangan di yang ditangani Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV pada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X Kupang sudah 53 persen,”kata Agustinus Junianto.

Ia menambahkan, capaian kegiatan dari masing-masing Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkup Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV  hingga september 2018 sudah sesuai target yang ditetapkan. Hal ini terwujud karena sebelum rekanan memulai kegiatan dilapangan diawali dengan sosialisasi dari BPJN X melalui Satker pelaksanaan Jalan nasional Wilayah IV dan PPK dengan masyarakat dan pemerintah setempat.

“Dukungan dan respon posetif dari masyarakat terhadap proses pembangunan jalan dan jembatan di Jalan Nasional mulai dari Kabupaten Ngada hingga ke Kabupaten Lembata sangat posetif sehingga realisasi fisik pekerjaan jalan dan jembatan  sesuai target yang kita tetapkan,”katanya.

Ia menambahkan, Panjang Jalan Nasional yang ditangani Satker pelaksanaan Jalan nasional Wilayah IV diwilayah Flores mulai dari Kabupaten Ngada hingga Kabupaten Lembata panjangnya 500 kilo meter lebih. Dari 500 kilo meter lebih Jalan Nasional di lingkup Satker Jalan Nasional Wilayah IV 90 persen dalam kondisi baik sementara 10 persen dalam keadaan rusak ringan. (USER)