PJ KPJR Belu Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Saat Libur Lebaran

oleh -2.374 views

Atambua, LikuraiOnline.com- Menjelang hari raya Idul Fitri dan liburan lebaran, Penanggung Jawab Kantor Pelayanan Jasa Raharja (PJ KPJR), Ignesius Stefanus menghimbau kepada masyarakat untuk tingkatkan kewaspadaan dalam berkendaraan di jalan.

Kewaspadaan yang dimaksudkan yaitu memperhatikan kondisi dan kelengkapan kendaraan, selalu menati aturan lalu lintas,
serta meningkatkan kehati-hatian dalam perjalanan.

Himbauan itu untuk meminimalisir angka kecelakaan pada liburan Idul Fitri tahun 2018.

Hal itu disampaikan oleh Ignesius Stefanus Kepada wartawan media ini saat ditemui dalam ruang kerjanya, Kamis (07/06/2018).

“qkami menghimbau kepada semua masyarakat penguna angkutan umum maupun pengguna jalan raya untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam memasuki liburan panjang 2018”,jelas Stefanus.

Lanjutnya, kewaspadaan harus ditingkatkan karena memasuki masa liburan Idul Fitri tentunya mobilitas kendaraan selama arus mudik dalam arus mudik ini cukup padat sehingga berpotensi pada kecelakaan.

Dirinya menjelaskan bahwa meskipun di NTT bukan termasuk jalur arus mudik tetapi tetap saja melaksanakan program nasional.

Program ini akan dilakukan dengan pengutipan data Laka Lantas pada H-7  dan H+7 (plus 7) yang akan dimulai dari tanggal 11 Juni 2018 mendatang.

“Disaat itu kita sudah mulai melakukan pendataan untuk korban kecelakaan yang ada di kabupaten Belu, kabupaten Malaka dan Kabupaten TTU”, imbuh Ignesius.

Pendataan tersebut dimaksudkan apabila terdapat kecelakaan Lalu Lintas maka akan segera dilakukan santunan dari pihak Jasa Raharja.

“Seandainya terjadi peristiwa kecelakaan di dalam masa ini maka kami Jasa Raharja pastikan masyarakat akan mendapatkan haknya.  Jasa Raharja siap untuk membantu masyarakat dalam mengurus segala persyaratan dan memberikan proteksi asuransi secara cepat kepada masyarakat yang alami kecelakaan baik itu yang luka-luka maupun yang meninggal dunia”, jelas PJ KPJR Belu.

Dirinya juga menyampaikan bahwa penyelesaian santunan itu akan dselesaikan secara kolektif. Pihak Jasa Raharja Belu mengharapkan agar penyelesaian itu dapat selesaikan secara cepat walaupun di hari liburan.

Pada intinya tugas mereka dalam program nasional tersebut, hanya membekap data kecelakaan dari wilayah Polres Belu dan Polres TTU (Timor Tengah Utara) dengan lebih pada usaha preventif dalam upaya pencegahan kecelakaan Lalu Lintas.

“kqami akan memasang himbauan keselamatan Lalu Lintas di tempat-tempat strategis di Kabupaten Belu, Malaka, dan TTU untuk memperkecil tingkat kecelakaan”, tutur Ignesius. (Ronny)