Petani di Kabupaten Malaka  Bangga Hasil Pertaniannya Melonjak

oleh -2.198 views

Malaka,Likuraionline.com-–Petani di Desa Laleten, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka merasa bangga dan senang karena hasil pertaniannya selama 2 tahun belakangan ini melonjak drastis dan memberikan hasil yang signifikan untuk kebutuhan hidupnya.

Ketua Kelompok Tani Budi Makmur, Yanuarius Seran bersama PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) Yeremias Seran Nahak mengatakan hal tersebut ketika ditemui di lahan pertaniannya di Laleten, Kamis (22/3).

Yanuarius menjelaskan, dirinya mewakili anggota kelompok tani merasa senang dan bangga sertabberterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Malaka yang telah membantu masyarakat secara cuma-cuma untuk membalik lahan, mengolah lahan, menanam dan memberikan pupuk serta obat-obatan secara gratis kepada petani.

“Kami di kampung ini sangat senang, karena lahan kami didata dan dibalik secara gratis oleh pemerintah Kabupaten Malaka dengan traktor. Setelah itu saat kami tanam, ada pendampingan dari PPL dan diberikan juga pupuk serta obat-obatan.

Semua kebutuhan petani diatasi dan kami sangat senang,” kata Yanuarius dengan semangatnya.

Menurutnya ketika kelompok bekerja pasti ada pendampingan sehingga hasil yang diperoleh meningkat untuk kebutuhan kami setiap hari.

Yeremias Seran Nahak, Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Laleten ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut dan apa yang dikatakan Ketua Poktan Budi Makmur.

Bagi Yeremias yang sudah mendampingi Poktan sejak tahun 2015 ini, dirinya mengikuti sejak awal apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Daniel Asa (alm).

Dia memberikan testimoni bahwa masyarakat yang didampinginya sangat bersyukur dan senang atas hasil pertanian yang diperoleh selama dua tahun belakangan ini.

“Tidak ada pemerintah yang datang ke masyarakat dan balik lahan secara gratis. Lalu memberikan benih untuk ditanam, pupuk dan obat-obatan. Ini hanya terjadi di Malaka,” katanya tegas.

Yerem yang juga salah satu wasit di Malaka ini lebih tegas mengatakan dirinya membantah jika ada yang mengatakan jikalau program Revolusi Pertanian Malaka itu gagal dan tidak ada hasil. Karena ternyata di lapangan, hasilnya cukup signifikan dan membuat masyarakat senang.

“Sebagai pelaku langsung RPM di masyarakat, Saya membantah jika ada yang mengatakan RPM gagal. Coba datang dan bertemu masyarakat dan kami di lapangan, jangan hanya duduk di rumah dan kasih komentar yang miring bahkan tukis di medsos,” katanya dengan nada tegas.

Bahkan dirinya siap jika didatangi dan dimintai data soal keberhasilan tanaman pertanian di lapangan. Pasalnya pendampingan yang intensif dari PPL bersama Tim Pakar RPM selama ini memberikan dampak yang cukup besar. (Herryklau/kominfo malaka/liser)