Persentase Penduduk Miskin di Provinsi NTT Menurun

oleh -2.336 views

Kupang, Likurai Online.com – Persentase penduduk miskin di Provinsi NTT pada Maret 2018 yang sebesar 21,35 %,  menurun 0,03% poin apabila dibandingkan dengan persentase penduduk miskin pada bulan September 2017 yakni sebesar 21,38%.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT Maritje Pattiwaellapia, SE, M.Si pada kegiatan konferensi pers bersama awak media baik cetak, online dan elektronik yang berlangsung di Aula Kantor BPS Provinsi NTT, Senin (16/07/2018).

Maritje menambahkan untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kebutuhan dasar (basic needs approach).

Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang dikur nenurut garis kemiskinan (makanan & bukan makanan).

Garis kemiskinan makanan adalah nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan (setara 2.100 kalori per kapita per hari), sedangkan garis kemiskinan bukan makanan adalah nilai minimum pengeluaran untuk perumahan, sandang, pendidikan, kesehatan dan kebutuhan pokok nonmakanan lainnya, jelasnya.

” Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan “, kata Maritje.

“Metode ini dipakai BPS sejak tahun 1998 supaya hasil penghitungan konsisten dan terbanding dari waktu ke waktu (apple to apple),”lanjut Maritje.

Ia menguraikan, Faktor-faktor terkait dengan tingkat kemiskinan di Provinsi NTT pada Periode September 2017-Maret 2018 diantara nya yaitu pada periode September 2017-Maret 2018 terjadi inflasi umum sebesar 1,81%, sedangkan pada periode Maret 2017-Maret 2018 terjadi inflasi umum sebesar 2,25%, ungkap nya.

Selain itu kata dia,  indeks kedalaman kemiskinan turun dari 4,158 pada September 2017 menjadi 3,908 pada Maret 2018 dan indeks keparahan kemiskinan juga turun dari 1,174 menjadi 1,026 pada periode yang sama.

Gini Ratio di Provinsi NTT juga mengalami penurunan yaitu Gini Ratio pada bulan Maret 2018 0,351 dan menurun 0,008 poin dibandingkan dengan Gini Ratio September 2017 adalah 0,359 dan Maret 2017 yakni 0,359, pungkasnya. (Rolin Pekaata)