Masyarakat Weliman Senang Menanam Bawang Merah

oleh -2.279 views

Betun,Likuraionline.com–Warga Masyarakat Laleten, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Propinsi NTT yang tergabung dalam Kelompok tani (Poktan) Irigasi Baru membudidayakan tanaman bawang merah yang merupakan salah satu komoditi andalan pemerintah Kabupaten Malaka melalui program Revolusi Pertanian Malaka (RPM).

Daniel Seran Nahak salah satu anggota poktan irigasi baru ketika dikonfirmasi awak media ini di lahan bawang miliknya seluas 25 are di desa laleten sabtu, 14/7/2018 mengatakan, “Kami sangat senang karena pemerintah kabupaten malaka sudah mengalokasikan anggaran untuk budidaya bawang merah di desa kami”.

Dirinya menjelaskan, melalui program pengembangan bawang merah, masyarakat Laleten, khususnya anggota Poktan Irigasi Baru bisa menambah penghasilan para petani di Malaka dari hasil penjualan bawang di pasar.

“Sudah beberapa kali kelompok kami kedatangan tim pakar RPM guna memantau pertumbuhan serta perkembangan bawang merah. Bahkan seminggu yang lalu, tim pakar datang memantau bersama pejabat dari kemnterian pertanian”.

“Mereka(Tim Pakar dan Staff Kementan) datang dan memberikan kami wejangan untuk selalu semangat dalam mengolah lahan pertanian karena kabupaten malaka akan dijadikan sebagai salah satu sentra produksi bawang merah di ntt”.

Yasintha Seuk, salah satu anggota poktan irigasi baru mengatakan dirinya sangat senang karena walaupun baru pertama kalinya membudidayakan bawang merah tapi saat ini pertumbuhan bawang sangat bagus, dan dirinya berharap hasil panen bawangnya bisa membantu membiayai anak-anaknya yang saat ini sedang mengenyam pendidikan di bangku smp,sma bahkan di oerguruan tinggi.

“Ini pertama kalinya saya menanam bawang merah tetapi saya sangat senang karena saat ini peryumbuhan tanaman bawang sangat bagus”ujarnya.

“Kita selalu didampingi oleh PPL Pertanian dengan berbagai saran dan masukan sehingga kita bisa mendapatkan hasil seperti saat ini” ujarnya sambil menunjukkan tanaman bawang di lahan miliknya.

Lebih jauh Yasintha mengatakan “Hasilnya untuk membiayai anak-anak saya yang saat ini sedang belajar di smp,sma serta perguruan tinggi”

Penyuluh pertanian lapangan desa laleten Yeremias Nahak, ketika dikonfirmasi mengatakan dirinya selalu memberikan pendampingan yang intensif kepada para petani sehingga petani tidak menghadapi kendala dalam mengolah lahan serta merawat tanaman bawang.

“Selama ini saya selalu memberikan pendampingan kepada para petani sehingga mereka tidak mengalami kendala dalam mengolah dan merawat tanaman baik tanaman bawang maupun jagung serta tanaman holtikultura lainnya”.(Deddy Klau)