Masyarakat Desa Naisau Bergotong Royong Perbaiki Sumber Air

oleh -2.227 views

Malaka,Likuraionline.com--Warga Desa Naisau, Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Malaka Sudah bertahun-tahun mengalami kesulitan air bersih untuk dikonsumsi.

Meskipun di desa tersebut terdapat satu sumber mata air namun jarak dari perkampungan cukup jauh.

Mereka sudah berulang kali menyampaikan aspirasi lewat musrenbangdes agar pemerintah bisa membantu membangun sarana air bersih agar air bisa dialiri sampai ke perkampungan, namun aspirasi itu belum pernah terealisasi.

Kini, desa yang sudah terbentuk sejak tahun 1999 itu mendapat terobosan baru dari penjabat kepala desa Siprianus Manek Asa, S.H, M.H yang baru dipercayakan Bupati Malaka,  dr. Stefanus Bria Seran,MPH belum lama ini.

Setelah menerima mandat dari Bupati Malaka, Siprianus Manek Asa langsung membuat program peningkatan sarana air bersih agar air dari sumbernya bisa dibawah sampai ke perkampungan menggunakan mesin pompa air.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, satu-satunya langkah yang harus diambil adalah membangun bak penampung terlebih dahulu didekat sumber air agar bisa menampung air lebih banyak lagi sehingga air dari sumur itu bisa dipompa dan dialirkan menuju perkampungan yang letaknya lebih tinggi dari sumber air.

Hal itu dijelaskan Penjabat Kepala Desa Naisau Sipri Manek Asa kepada wartawan saat ditemui di lokasi pembangunan sumur, Kamis 27/9/2018.

Menurut Siprianus Manek Asa, setelah dirinya dipercayakan oleh Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran untuk menjadi penjabat kepala desa, ia langsung membuat terobosan baru yakni mengurus air bersih bagi masyarakat.

“Masyarakat di sini susah air sehingga setelah saya kembali ke sini, saya mengurus air minum bagi masyarakat agar masyarakat tidak kesulitan air bersih” kata Sipri Manek Asa.

Menurut Sipri Manek Asa, pemerintah desa sebelumnya sudah membangun bak kecil di sumber mata air namun masyarakat tetap merasa jauh untuk mendapatkan air minum karena mereka harus datang menimba air di tempat tersebut.

Setelah menjadi penjabat kepala desa, ia langsung bersepakat dengan warga agar dilakukan peningkatan sarana air minum sehingga ke depannya air menjadi lebih dekat dengan masyarakat.

“Selama ini masyarakat datang timba di sini. Saya berpikir, Sumber air yang ada ini akan kita perbaikiserta kita perbesar agar memiliki daya tampung yang lebih banyak.

Setelah tertampung disini, kemudian akan kita alirkan menggunakan mesin pompa air ke kampung-kampung yang ada disekitar sini.

Dari situ barulah didistribusikan ke rumah-rumah warga, ke sekolah dan kantor desa,” kata Sipri Menek Asa.

Pantauan media ini, Kamis 27/9/2018 lebih dari 50 warga bergotong royong membangun sumur di dekat sumber air. Semua warga, laki-laki dan perempuan di Dusun Manehas dan Menuninepo terjun ke lokasi untuk kerja.

Mereka mulai menggali sumur persis di dekat bak sumber mata air. Sumur ini akan berfungsi untuk menampung air lebih banyak lagi sehingga tahun anggaran 2019, pemerintah menambah sarana dan prasarana agar air bisa ditarik sampai ke rumah-rumah warga. (Deddy Klau)