Kepala Perpustakaan RI Kunjungi Rumah Baca Anak Bangsa Malaka

oleh -2.524 views

Betun, Likuraionline.com--Rumah Baca Anak Bangsa Malaka yang terletak di pusat kota Betun mendapat kehormatan karena dikunjungi Kepala Perpustakan Nasional Repulik Indonesia M. Syarif Bando, Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi NTT, Frederik Tielman dan Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Malaka, Wendelinus Y. Un, usai Talk Show di Aula Kantor Bupati Malaka, Senin 14/5/2018.

Dalam kunjungan tersebut Kepala Perpustakan Nasional Repulik Indonesia M. Syarif Bando mengatakan, kehadiran dirinya di Rumah Anak Bangsa Malaka ini merupakan salah satu bentuk mencerdaskan anak-anak bangsa.

Untuk itu pihaknya akan bersinergi dengan komunitas literasi guna meningkatkan kualitas SDM.

Sesuai amanat Undang-Undang No 23 Tahun 2014, pemerintah sebagai simulator untuk mendukung penuh komunitas-komunitas yang bergerak dalam literasi.

Selain memberikan dukungan, M. Syarif Bando juga memberikan apresiasi terhadap keberadaan “Rumah Baca Anak Bangsa” Malaka ini.

Dirinya juga berharap agar rumah baca ini tumbuh dan berkembang di masyarakat, untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan buku sehingga bisa meningkatkan kualitas SDM.

“Perpustakaan Nasional ada program seperti ini dalam bentuk pengadaan koleksi untuk komunitas-komunitas namun terkendala jarak, sehingga harus melalui pengiriman(paket)” paparnya.

Syarif Bando menambahkan, Pihaknya akan berkordinasi dengan Kepala Perpustakaan Daerah dan mempersilahkan untuk mengajukan permohonan kepada Perpustakaan Nasional, agar pihaknya bisa mengetahui kebutuhan akan buku-buku yang diminati masyarakat Malaka khususnya di rumah baca ini.

Pengelola Rumah Baca Anak Bangsa, Pisto Bere kepada awak media ini mengatakan Sangat berterima kasih karena kepala perpustakaan nasional bisa menyempatkan diri untuk mengunjungi rumah baca anak bangsa yang berada di pusat kota betun.

“Saya berharap, kita (khususnya generasi muda malaka)sadar akan pentingnya gerakan literasi dan perlu di kembangkan di malaka untuk generasi malaka yang lebih baik dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia,”katanya.

Pisto, begitu sapaannya menambahkan,Saat ini rumah baca anak bangsa masih sangat membutuhkan uluran tangan atau bantuan dari semua pihak guna meningkatkan kualitas SDM di malaka.

Jangan sekali-kali mengangap sepele dengan gerakan literasi,karena suatu daerah dan bangsa yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, tentunya akan sangat mendukung kemajuan dan perubahan daerah tersebut menuju ke arah yang lebih baik.pungkasnya.(Deddy Klau)