Kepala Desa Malaka Barat Kaji Banding Pertanian ke Bali

oleh -2.346 views

Betun,LikuraiOnline.com–
Para Kepala Desa se-Kecamatan Malaka Barat melakukan kaji banding terkait pengembangan Revolusi Pertanian Malaka (RPM) di Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Kegiatan Kaji Banding itu untuk melihat secara langsung, keberhasilan Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengembangkan pertaniannya.

Demikian dikatakan Ketua Rombongan Kaji Banding Albertus Bria, pada saat penerimaan rombongan di aula Kantor Bupati Badung, Selasa (5/6).

Lebih lanjut, Albertus Bria yang juga Kepala Dinas Kominfo Malaka ini mengemukakan Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran memiliki program prioritas di bidang pertanian dan bidang lain seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan dan jembatan serta air bersih.

“Terkait pertanian, program Revolusi Pertanian Malaka terus digalakkan dan menjadi andalan masyarakat yang lebih banyak mata pencahariannya dari bertani. Dan masyarakat sudah menikmati hasilnya melalui produksi jagung dan padi,” katanya.

Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Sridana, menjelaskan tentang keadaan di Badung yang programnya fokus juga di bidang pertanian dan pariwisata.

“Di Badung ada 6 kecamatan dengan fokus pada 3 daerah pembangunan yakni pengembangan konservasi hutan dan kebun, pengembangan pertanian dan kerajinan yang menunjang pariwisata dan pengembangan daerah wisata,” jelasnya.

Dirinya juga menyentil bahwa dengan penduduk kurang lebih 500 ribu penduduk dsn tersebar di 16 kelurahan dan 46 desa, sektor pariwisata memberikan pendapatan yang sangat signifikan.

Kaji Banding para kepala desa se-Kecamatan Malaka Barat ini dihadiri Camat Malaka Barat, Efraim Bria Seran, Kabid Pemdes PMD Malaka Hendrina Lopo, Kabid TTG PMD Malaka Hendro Babu.
Sementara yang hadir dari Kabupaten Badung yakni I Gede Ngurah Sedana dari Dinas Perikakan, Sri Hartati dari Dinas Pertanian, I Made Subrata dari Dinas Kominfo, Ni Made Ade Indriani dari Kecamatan Kuta Utara, Putu Ari Perbekel Desa Dalung dan Rama Bargawa dari Dinas Peternakan.

Kaji Banding sendiri akan difokuskan di Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara. (Herryklau/kominfo malaka)