Kecamatan Malaka Barat Kembali Diterjang Banjir Benenain

oleh -3.154 views

Malaka,Likuraionline.com—-Banjir Bandang  Benenain kembali menggenangi dua desa di Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, Rabu, 28 Februari 2018.  Dua desa yang diterjang banjir  adalah Desa Motaulun dan Desa Motaain.

Pantauan wartawan, ketinggian air mencapai lutut orang dewasa dan merendam tiga dusun di desa Motaulun yakni Dusun Lo’okmi, Dusun kleik A,  Dusun Kleik.

Andreas Klau Kepala Desa Motaulun ketika ditemui wartawan www.likuraionline.com dilokasi banjir mengatakan, banjir mulai menggenangi rumah warga dan lahan pertanian milik masyarakat sekitar pukul 20.00 wita.

“Saya bersama beberapa warga memantau langsung ke tanggul di dusun Lookmi yang menjadi titik luapan banjir sungai Benenai. Ketinggian air melampaui tanggul sehingga meluap kepemukuman penduduk.

“Ketinggian air sudah mencapai lutut orang dewasa dan dikhawatirkan ketinggian air akan semakin bertambah karena tingginya curah hujan yang terjadi di kabupaten TTU dan TTS beberapa hari terakhir ini,”katanya.

“Saya sudah menghimbau kepada masyarakat agar mengamankan barang-barang berharga serta tidak meninggalkan rumah.karena dikhawatir ketinggian air akan semakin bertambah.ujarnya,”katanya.

Terpisah,Salomon leki Kepala Desa Motaain kepada media ini mengatakan banjir mulai menggenangi wilayah desa Motaain sekitar pukul 20.03 WITA dengan ketinggian air saat ini sekitar 1,5 meter.

“Saat ini Ketinggian air sudah mencapai 1,5 meter, saya khawatir ketinggian air akan bertambah. Saya sudah himbau kepada masyarakat untuk tetap berada didalam rumah serta mengamankan barang-barang berharga karena dikhawatir ketinggian air akan bertambah,”katanya.

Efraim Bria Seran Camat Malaka Barat ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya membenarkan hal itu. “Betul, kita sudah mendapat laporan dari kepala desa motaulun dan motaain bahwa saat ini sedang terjadi banjir didesa motajlun dengan ketinggian air sudah mencapai lutut orang dewasa atau sekitar 50 cm sedangkan di desa motaain ketinghian air sudah mencapai 1,5 meter”ujarnya.

Efraim juga menghimbau kepada warga agar mengamankan diri serta barang-barang berharga serta tetap berada disekitar rumah. (Deddy Klau/liser)