Jajaran Pimpinan BPJS Kesehatan Layani Langsung Masyarakat

oleh -3.261 views

Oelamasi,Likuraionline.com—Lebih dari empat tahun program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola BPJS Kesehatan berjalan.

Sebagai salah satu rangkaian kegiatan HUT BPJS Kesehatan ke-50, serta dalam rangka memastikan peserta JKN-KIS mendapat pelayanan terbaik, para Pimpinan BPJS Kesehatan Cabang Kupang terjun langsung meninjau pelayanan di sejumlah Kantor Kabupaten BPJS Kesehatan Cabang Kupang.

Tak hanya itu, mereka pun turut melayani langsung para peserta JKN-KIS yang datang berkunjung.

“Kegiatan eksekutif frontliner ini merupakan salah satu wujud komitmen kami dalam menjaga dan mengoptimalkan mutu pelayanan kepada peserta JKN-KIS. Kepuasan dan loyalitas peserta menjadi prioritas kami.

Untuk itu, ke depannya kami berharap para Duta BPJS Kesehatan makin terpacu untuk memaksimalkan layanan. Kualitas layanan tidak boleh stagnan karena ekspektasi peserta akan terus meningkat,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, dr. Fauzi Lukman Nurdiansyah, MM, usai melayani peserta JKN-KIS di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Kupang, Rabu (04/07).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang menggantikan sementara tugas frontliner BPJS Kesehatan Kabupaten Kupang untuk memberikan pelayanan langsung kepada peserta JKN-KIS maupun masyarakat umum yang mendatangi Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Kupang, khususnya di Loket Fast Track (Pelayanan Cepat).

“Berinteraksi dan melayani langsung peserta JKN-KIS tentu menjadi kesan tersendiri bagi kami. Tugas frontliner sebagai garda terdepan pelayanan peserta JKN-KIS di Kantor BPJS Kesehatan memiliki tantangan tersendiri,” ucap Fauzi.

Menurut Fauzi, jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang menerapkan sistem jaminan sosial, pertumbuhan peserta program jaminan kesehatan di Indonesia terbilang amat pesat. Jika hanya dalam waktu 4 tahun, program JKN-KIS telah meng-cover hampir 80% dari total penduduk Indonesia. Sebagai pembanding, negara yang menjalankan program jaminan sosial sejak lama seperti Jerman, sekitar 120 tahun, baru meng-cover 85% populasi penduduk.

Austria menjalankan selama 79 tahun dan meng-cover 99% populasi penduduk. Sementara Jepang memerlukan waktu 36 tahun dan Belgia membutuhkan 118 tahun untuk mencakup 100% populasi penduduk.

“Saat ini program JKN-KIS telah menjadi program jaminan kesehatan terbesar di dunia, jika melihat jumlah kepesertaannya yang telah melampaui 198,8 juta dan dilaksanakan melalui pendekatan single payer institution.

Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah hingga tercapai cita-cita Universal Health Coverage (UHC) alias Cakupan Kesehatan Semesta, sehingga nantinya seluruh penduduk Indonesia akan terlindungi oleh jaminan kesehatan JKN-KIS yang berkualitas dan berkesinambungan.

Oleh karenanya, semangat Duta BPJS Kesehatan untuk mengabdi pada negeri tak boleh surut. Pelayanan prima harus tetap jadi yang utama,” kata Fauzi.

Dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan Cabang Kupang telah bekerja sama dengan sejumlah 79 Puskesmas, 26 Dokter Praktik Perorangan, 8 Dokter Gigi, 28 Klinik, 7 Apotek, 6 Optik serta 16 Rumah Sakit.

Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Kupang sendiri, BPJS Kesehatan Cabang Kupang telah bermitra dengan 26 Puskesmas, 4 Klinik, serta 1 Rumah Sakit.  (Humas BPJS Cabang Kupang /Liser)