Desa Reinrua Membangun Agrowisata.

oleh -3.388 views

Atambua, Likuraionline.com–-Pemerintah dan masyarakat Desa Reinrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi NTT terus berbenah dengan membangun Agrowisata. Tujuannya menjadikan Desa Maju dan berkembang di wilayah Kabupaten Balu.

Untuk mencapai hasil optimaal pemerintah dan masyarakat desa Reinrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu masih membutuhkan sentuhan pihak lain.

Hal ini disampaikan oleh kepala desa Reinrua, Eduardus K. Bau saat ditemui wartawan media ini, Rabu (30/05/2018).

“Desa Reinrua sebelumnya merupakan desa yang sangat tertinggal di wilayah Kabupaten Belu. Tetapi pada tahun  2017 predikatnya sedikit berubah menjadi desa tertinggal”, jelas Eduardus.

Ia mengatakan,Pemerintah Desa dan  masyarakat Reinrua telah bersepakat untuk membangun agrowisata di desa mereka demi perubahan desa kedepan.

Demi pengembangan industri wisata di kabupaten Belu, Desa Reinrua secara bergotong royong memulai pembangunan agrowisata tersebut.

“Kami telah menyiapkan lahan seluas 7 hektar namun yang baru di pagar sekitar 3 hektar”, tuturnya.

Ia menjelaskan, dalam pembangunan tersebut mereka telah menyiapkan sebagian lahan untuk membuat kolam pemancingan  ikan dan penanaman anakan tumbuhan.

Selain itu, kata dia, mereka juga akan membangun lopo – lopo tempat para pengunjung bersantai di daerah agrowisata.

“Kami ingin orang tahu bahwa di desa pinggiran Belu ada destinasi alam yang bisa dinikmati”, jelas Eduardus.

Lanjutnya selain bertujuan menjadi salah satu alternatif tempat wisata di Belu, Reinrua juga dijadikan tempat bertani di waktu santai.

Menurut Eduardus, dirinya mengeluarkan ide membangun agrowisata di daerah tersebut karena menilik potensi pertanian dan peternakan-lah yang menonjol di desa Reinrua.

“Kami di Reinrua punya potensi besar dalam pertanian dan peternakan”, imbuh Bau.

Namun dengan potensi yang ada dan pembangunan agrowisata yang sedang berlangsung, mereka sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Dikatakan bahwa dengan pembangunan agrowisata yang sedang dibangun, desa mereka sangat membuka diri bagi investor luar yang ingin berinvestasi dalam agrowisata tersebut.

“Kami sangat butuh dukungan dari pihak luar serta stake holder lainnya untuk bersama membangun agrowisata ini. Karna itu kita sangat membuka diri bagi siapa saja yang mau membantu”, tuturnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa akan ada masyarakat yang ditugaskan untuk menjaga lahan dari investor yang berinvestasi pada agrowisata di desa tersebut.

Kades Eduardus  mengatakan,Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada didaerahnya yang masih minim ketrampilan. Untuk itu, dibutuhkan Diklat untuk meningkatkan kapasitas SDM yang ada di Desa Reinrua.

“Kami sangat membutuhkan pelatihan – pelatihan untuk dapat memaksimalkan SDM di  desa demi kesejahteraan masyarakat disini”, ungkap Bau.

Dirinya juga sangat berharap pada masa pemerintahan daerah sekarang ini dapat lebih memperhatikan desa mereka yang berpredikat desa tertinggal dan berada di pinggiran perbatasan dengan kabupaten tetangga, Malaka. (Ronny)