Bupati Malaka Berkantor di Lapangan

oleh -2.207 views
Bupati Malaka dr.Stefanus Bria Seran,MPH sedang mengoperasikan Mesin Pemanen Jagung.

Malaka,Likuraionline.com—Bupati Malaka, dr.Stefanus Bria Seran,MPH mengungkapkan komitmennya bahwa pada musim kemarau dirinya akan berkantor di lapangan untuk melihat dan menyaksikan langsung kegiatan para petani mengolah lahannya.

“Saya sudah berkomitmen bahwa pada saat musim kemarau, Saya akan berkantor di lapangan untuk melihat langsung apa yang dilakukan para petani di lapangan kemudian berdiskusi bersama dan jika ada permasalahan dapat dicarikan solusinya,” demikian dikatakan Bupati Malaka Stefanus Bria Seran di sela-sela kegiatan panen jagung di Demplot Atokama dengan menggunakan Tekhnologi Modern, Kamis (4/10/2018).

Dikatakan, Kepala Daerah itu wilayahnya itu sangat luas dan khusus untuk Malaka dirinya memiliki wilayah 12 Kecamatan dan 127 Desa.  Sehingga dirinya tidak pernah akan tinggal diam di kantor tetapi harus selalu datang ke masyarakat untuk melihat dari dekat kebutuhan apa yang sangat didambakan masyarakat.

“Sekali lagi Saya tandaskan bahwa Bupati Malaka itu wilayahnya meliputi 12 Kecamatan dan 127 Desa. Sehingga komitmen Saya sudah sangat kokoh bahwa akan selalu berada di tengah masyarakat dan berkantor di lapangan,” ujarnya.

Kepada wartawan, mantan Kadis Kesehatan Provinsi NTT selama 13 tahun ini mengatakan apa yang dilakukan sekarang adalah demi kebaikan anak cucu yang akan datang. “Apa yang kita urus sekarang itu demi kebaikan anak cucu. Karena pada saatnya anak cucu harus lebih modern.

Jadi tidak boleh pesimis karena yang kita lakukan sekarang bukan hal yang instan, tapi butuh proses sehingga hilangkan pikiran yang picik dan tidak karuan itu dengan mengatakan program yang dilakukan sekarang itu gagal,” ungkapnya.

Dirinya bahkan meminta untuk tidak melayani orang-orang yang tidak mengerti dengan apa yang dilakukan pemerintah sekarang. “Kita harus mengurus daerah ini baik-baik dan tidak usah melayani orang-orang yang tidak mengerti.

Karena apa yang kita lakukan sekarang manfaatnya sangat besar dan pasti akan diingat terus oleh anak cucu dan mencatatnya sebagai sejarah yang takkan pernah hilang,” kata Bupati Perdana Malaka di hadapan masyarakat dan Pimpinan Perangkat Daerah.

Bupati Stefanus Bria Seran juga mengutarakan bahwa pada hari ini, Kamis 4 Oktober 2018 dirinya sudah bekerja selama 959 hari dan masih punya waktu sisa 868 hari.

“Saya akan memanfaatkan waktu yang tersisa untuk kepentingan masyarakat Malaka dan bekerja sampai tuntas. Semuanya demi masyarakat yang kita layani,” aku pria yang karib disapa SBS. (Herryklau/User)