Bulan Februari, Provinsi NTT Alami Deflasi 0,15.Persen

oleh -2.150 views

Kupang, Likuraionline.com--Bulan Februari 2018, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami deflasi sebesar 0,15 persen.

Deflasi di NTT terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada kelompok-kelompok tertentu.

Demikian dikemukakan Kepala Badan Pusat Statistik NTT Maritje Pattiwaelapia,  ketika menggelar jumpa wartawan di kantor BPS Provinsi NTT Kamis 01/03/2018.

Maritje menjelaskan,  indikator untuk memantau inflasi bulan Februari tetap menggunakan dua kota sebagai patokan inflasi yakni Kota Kupang dan Maumere.

Menurut Maritje, berdasarkan data yang ada, penurunan indeks harga pada kelompok-kelompok tertentu menyebabkan Propinsi NTT mengalami deflasi yang signifikan hingga mencapai 0,15 persen.

“Deflasi pada Indeks Harga Konsumen ( IHK) mencapai sebesar 131, 71 atau 0,15 persen. Inflasi di NTT  terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 1,61 persen.  Sedangkan kelompok bahan makanan mengalami deflasi sebesar 0,02,”Ungkapnya.

Maritje  menambahka,   dari dua kota yang menjadi indikator, terjadi perbedaan dimana Kota Kupang mengalami deflasi sebesar 0,25 %, sedangkan Maumere sendiri mengalami inflasi sebesar 0,48 %.

Menurutnya, inflasi ini biasanya terjadi karena adanya ketimpangan antara pendapatan dan pengeluaran. (DM/Liser)