Bulan April 2018, Provinsi NTT Mengalami Deflasi 0,04 Persen

oleh -1.969 views
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT Maritje Pattiwaellapia, SE, M.Si kepada awak media cetak, online dan elektronik

Kupang, Likuraionline.com—Pada Bulan April 2018, Provinsi NTT mengalami Deflasi 0,04 persen dengan  Indeks harga Konsumen 131,07.  Sementara itu untuk Kota Kupang mengalami Inflasi sebesar 0,02 Persen dan Kota Maumere mengalami Deflasi sebesar 0,38 Persen.

Demikian dikemukakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT Maritje Pattiwaellapia, SE, M.Si saat menggelar jumpa Wartawan di ruang Vicon BPS Provinsi NTT, Rabu (02/05/2018).

Ia menguraikan, Deflasi April 2018 di provinsi NTT terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada kelompok bahan makanan dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga yang mengalami deflasi sebesar 0,68 dan 0,01 persen.

Sedangkan kelompok lainnya mengalami kenaikan indeks harga yakni pada kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan yang mengalami kenaikan tertinggi sebesar 0,71 persen.

Ia mengatakan, Komoditas utama penyumbang Inflasi pada April 2018 di NTT diantaranya yaitu cabai merah 0.04%, bawang merah 0.03%, cabai rawit 0.03%, jagung manis 0.01%, air kemasan 0.01%, daun seledri 0.03% dan sejumlah komoditas utama lainnya.

Sedangkan komoditas utama penghambat Inflasi April 2018 di Provinsi NTT diantaranya yakni beras -0.03%, ikan kakap merah -0.01 persen. Ikan ekor kuning -0.01%, ikan tongkol -0.08%, ikan kembung -0.06%, ayam hidup -0.02%, tahu mentah -0.01% dan komoditas lainnya.

Dari 82 kota sampel IHK Nasional, 54 Kota mengalami Inflasi dan 28 Kota mengalami Deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Merauke sebesar 1,32% dan terendah terjadi di Kota Padang dan Kudus dengan Inflasi sebesar 0,01%. Sementara itu untuk Deflasi terbesar terjadi di Kota Tual sebesar 2,26%. (Rolin Pekaata)