Banjir  Benenain Menggenangi Rumah dan Lahan Pertanian Masyarakat Malaka

oleh -2.527 views

Betun,LikuraiOnline.com—–Masyarakat yang bermukim di Desa Forekmodok, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Provinsi  NTT di landa banjir bandang Benenain.

Terdapat dua dusun di desa tersebut  masing-masing  dusun We’ibun dan dusun Laen Au digenangi banjir.

Pantauan wartawan, banjir menggenangi perumahan penduduk desa tersebut pada senin dini hari. Selain menggenangi pemukiman  penduduk, banjir juga menggenangi lahan pertanian masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Weliman dan Desa Fofekmodok turun kelokasi untuk memantau banjir guna mengambil langkah-langkah penyelamatan masyarakat yang terkena dampak banjir.

Camat Weliman, Anselmus Nahak kepada wartawan www.likuraionline.com di desa Forekmodok, Senin (29/1) mengatakan, setelah mengetahui informasi adanya banjir dirinya langsung turun kelokasi untuk melihat keadaan masyarakat setempat.

 “Kami dari Kecamatan dan desa saat ini melakukan pemantauan di lokasi banjir di dua dusun yakni dusun We’ibun dan dusun Laen Au.  Hasil pantauan akan kami laporkan ke Kabupaten dalam hal ini dinas terkait,”kata mantan Camat Rinhat ini.

Sementara itu Kepala desa Forekmodok, Daniel Moruk kepada wartawan menjelaskan dirinya bersama aparat desa membantu menyelamatkan barang-barang masyarakat yang ada di dua dusun terdampak bajir tersebut.

”Kami bersama aparat desa dan masyarakat membantu menyelamatkan barang-barang didalam rumah masyarakat yang digenangi banjir,”kata Daniel

Ia menguraikan, Banjir mulai menggenangi pemukiman warga sejak jam 04.00 pagi.  Hingga siang , banjir sudah menggenangi dua dusun di desa Forekmodok. Tidak menutup Kemungkinan Desa Lain Seperti Naimana, Fahiluka, Lawalu yang ada di hilir sungai Benenain akan terkena genang Banjir.

“Untuk saat ini kami masih lakukan pemantauan didalam desa dan belum bisa ke lokasi kebun untuk melihat kondisi disana mengingat volume air belum reda bahkan cenderung meningkat.

Kita ingatkan warga agar tetap waspad terhadap  pergerakan banjir dan bisa selamatkan harta bendanya dalam rumah agar tidak terendam,”katanya.

Ia mengatakan, Banjir meluap melalui palung sungai yang belum di bangun tanggul pengaman sungai tepatnya di dusun We’ibun, Desa Forekmodok, Kabupaten Malaka.

“Kita mengharapkan agar ke depan pemerintah membangun tanggul pengaman sungai di deaerah tersebut untuk memproteksi masyarakat yang bermukim dihilir sungai Benenain dari banjir bandang Benenain,”katanya.

( Deddy Klau/liser)