BBKSDA NTT Pasang Papan Peringatan Bahaya Buaya Kepada Masyarakat Malaka

oleh -2.412 views

Betun,Likuraionline.com—-Demi mengurangi potensi konflik antara satwa liar(Buaya) dengan manusia, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Propinsi NTT memasang papan peringatan tanda bahaya di beberapa titik rawan yang selama ini menjadi tempat serangan buaya terhadap manusia agar dihindari warga yang akan beraktifitas di sekitar wilayah tersebut.

Tamen Sitorus, Kepala Balai BKSDA NTT ketika dikonfirmasi melalui Theodorus Tefa ketua tim BBKSDA mengatakan, Balai Besar KSDA NTT telah bekerja sama dengan Resort Cagar Alam Maubesi dan berkoordinasi para Camat serta kepala desa yang wilayahnya menjadi habitat buaya untuk di pasang papan peringatan akan bahaya Buaya.

“Kita pasang peringatan kepada masyarakat soalnya dari data yang ada jumlah konflik antara manusia dengan buaya di Propinsi NTT menempati urutan tertinggi di indonesia,”katanya.

Ia mengatakan, pihaknya akan memasang papan peringatan di semua tempat yang berpotensi sebagai sarang atau habitat buaya.

Theo mengatakan dalam kegiatan ini pihaknya telah berkoordinasi dengan para Camat dan kepala desa yang wilayahnya menjadi habitat buaya.

“Kita sudah koordinasikan dengan camat Malaka Barat,Wewiku, Malaka Tengah dan Camat Weliman untuk rencana pemasangan hari ini.

Kita pasang papan peringatan di Malaka barat sebanyak dua titik,Weliman dua titik,Malaka Tengah 2 titik, Wewiku 1 titik.

Untuk kecamatan Wewiku, Kemarin (Kamis 8/3) kita sudah melakukan pemasangan papan peringatan di satu titik yang selama ini menjadi habitat buaya,”katanya.

Ia menambahkan, Selain melakukan pemasangan papan peringatan di kabupaten Malaka, Balai Besar KSDA NTT akan melakukan pemasangan di empat titik di kabupaten Belu dan TTU, masing-masing kabupaten dua titik. (Deddy Klau)